Mereka juga tidak mendengar pasangan muda itu terlibat keributan. Yang diketahui keluarga suami, Ni Luh Putu Septyan sempat mengantar anaknya ke sekolah sebelum pulang ke Sukawati.
Usai antar anaknya, guru di SDN 4 Sulangai, Petang, ini kembali ke sekolah untuk mengajar. Diketahui saksi, pelaku membonceng ketiga anaknya.
Setelah pulang sekolah, pelaku berangkat ke Sukawati membawa ketiga anaknya. Dan, cerita sedih itu akhirnya terjadi.
Diduga, Rabu dini hari tadi, Ni Luh Septyan meracuni ketiga anaknya hingga tewas dengan menggunakan cairan pembasmi serangga Baygon.
Setelah anaknya tewas, ibu guru durhaka ini berniat bunuh diri dengan menggunakan pisau dapur. Namun, usaha bunuh dirinya gagal.
Nyawa pelaku berhasil diselamatkan dan saat ini masih mendapat perawatan intensif tim medis RS Dharmayadya.
“Kenapa bisa begini? Kenapa dia (Luh Putu Septyan) bisa setega ini,” ujar keluarga. Nasi terlanjur jadi bubur. Hanya penyesalan yang tersisa.
(rb/mus/mus/JPR)



