“Saat ditemukan kondisinya sudah membusuk dan tidak ada alat kelaminnya. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru, diketahui potongan tubuh itu berjenis kelamin laki-laki,” katanya.
Hasil autopsi, kata AKP Adhi, selain berjenis kelamin laki-laki tubuh diperkirakan tingginya 155 cm sampai 160 cm. “Ditemukan luka lecet pada permukaan dalam lubang pelepasan akibat kekeran benda tumpul,” kata Adhi.
Potongan tubuh ini, kata Adhi, ditemukan luka terbuka pada paha kiri yang terpotong rata pada daerah kemaluan. “Hasil pemeriksaan juga jasad ini ditemukan zat narkoba yakni zat amphetamin dan metamphetamine. Mungkin mengkonsumsi narkoba,” kata Adhi.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini. Cukup rumit untuk mengungkap kasus mutilasi ini. Karena warga desa setempat juga tidak ada laporan yang kehilangan keluarganya. (jpg)





