Harga BBM Pertalite di Sorong Papua Tembus Rp 50.000/Liter

Antrean kendaraan roda dua dan empat di Jalan Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, untuk mengisi BBM, Sabtu (6/11) malam. (Ernes Broning Kakisina/Antara)

JAKARTA — Harga eceran bahan bakar minyak jenis pertalite di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, pada Sabtu (6/11) sore sudah menembus Rp 50.000 per liter. Kenaikan harga BBM oleh pengecer di jalan-jalan Kota Sorong tersebut karena kelangkaan di SPBU sejak Jumat (5/11).

Harga pertalite di pengecer semula Rp 30.000 dan terus bergerak hingga Rp 50.000/liter pada Sabtu (6/11) sore. Hamid Amaro, salah seorang pengecer BBM di Jalan Malanu Kota Sorong mengatakan, itu adalah kesempatan mencari keuntungan lebih karena terjadi antrian di seluruh SPBU Kota Sorong. Banyak orang yang tidak mau antre di SPBU memilih membeli eceran.

Bacaan Lainnya

”Dapat pertalite dari SPBU sejak pagi (6/11) dan juga ikut antre menjelang siang hari bersama masyarakat lain. Sehingga kesempatan menjual dengan menaikkan harga untuk keuntungan lebih,” ujar Hamid Amaro.

Unit Manager Communication, Relations dan CSR Regional Papua-Maluku PT Pertamina Sub Holding Commercial Trading Edi Mangun saat di konfirmasi mengatakan, stok BBM di SPBU Kota Sorong sudah kembali normal melayani masyarakat. Kelangkaan BBM di Sorong Jumat (5/11) karena rotasi kapal tanker pengangkut BBM milik Pertamina untuk wilayah Papua, Papua Barat, dan Maluku akibat cuaca buruk.

Menurut dia, pergerakan kapal dari satu titik ke titik yang lain terkendala cuaca sehingga menyebabkan keterlambatan pendistribusian. Karena itu, tim terminal pengisian BBM melakukan pengendalian stok.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *