Ada atau tidaknya dana tersebut, kata Eko, sama sekali tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel bersama Pemprov Sumsel dan pihak lain dalam menanggulangi Covid-19. Karena penanggulangan Covid-19 saat ini menjadi salah satu prioritas yang harus diselesaikan. “Saya kan niat baik, ada orang mau menyumbang untuk Sumsel melalui saya, maka saya salurkan,” ujarnya.
Namun sikap berbeda ditunjukkan Eko sehari setelahnya, Selasa (3/8) kemarin. Yakni dalam acara penyerahan sumbangan bansos dari Yayasan Buddha Tzu Chi di Mapolda Sumsel. Dalam kesempatan itu, Eko terlihat menjauh dari awak media.
Sebaliknya, ia lebih memilih berbincang dengan sejumlah Walikota Palembang dan pejabat Pemkot Palembang. Awak media yang berusaha mendekat untuk meminta pernyataan terbaru dari Eko terkait sumbangan 2 T pun dihadang anggota polisi yang bertugas di lokasi.
Bahkan, awak media mendapat teguran dari polisi tersebut. “Tidak ada wawancara untuk Kapolda,” ujar polisi itu kepada awak media di lokasi.






