“Anda bayangkan, Jakarta kan pusatnya duit, kalau di pusatnya saja duitya susah bagaimana kita bayangkan di daerah, di daerah itu tunggu pusat transfer,” terangnya.
Margarito pun mengajak publik bertanya pada elit-elit politik apakah mereka bisa hidup dengan nyaman saat sebagian besar rakyat terpuruk dalam dampak pandemi.
“Mari kita tanyakan, saat orang-orang susah kok mereka nyaman, sebegitu kah mereka membolak-balikkan kepedulian pada rakyat kecil, itu menjadi soal,” pungkasnya.






