Penyebab dari bentrokan yang melibatkan antar sesama anggota Korps Bhayangkara itu pun terungkap. Aksi ini terjadi diduga karena adanya kesalahpahaman. Awalnya, personel Polres Kota Tual melakukan razia knalpot racing beberapa waktu lalu.
Kala itu polisi menahan kendaraan roda dua milik seorang warga yang menggunakan knalpot racing. Akan tetapi, pemilik sepeda motor kabur dan memberitahukan kejadian yang dialaminya kepada para temannya.
Kemudian, sejumlah masa melakukan penyerangan ke kantor Polres. Dari massa tersebut, terindikasi ada oknum Brimob. Bentrok itu telah diselesaikan antara kedua belah pihak, tapi pertikaian itu kembali terjadi.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Aries Aminullah mengatakan, situasi di Kota Tual, Maluku dipastikan sudah aman setelah insiden tersebut. Saat ini jajaran kepolisian dari Polda Maluku dan Mabes Polri berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.(*)





