Ahsanul mengatakan, korban dikejar karena dianggap ugal-ugalan di jalan raya. Saat kendaraan korban berhasil dihentikan, langsung terjadi pengeroyokan.
Akibat insiden ini, korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan polisi, mobil yang dibawa korban ternyata milik sendiri, bukan curian seperti yang dituduhkan. “Orangnya meninggal, jadi kami enggak tahu kenapa korban mengebut, jadi masih didalami,” kata Ahsanul.
Saat ini pihak Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur masih mendalami kasus tersebut. Polisi masih mencari para pelaku pengeroyokan terhadap HM. “Baru kami lidik. Masih kami cari pelakunya,” tandas Ahsanul.






