Menurut Eni, kemarin penyidik mendalami pertemuan-pertemuan yang pernah terjadi sebelum kasus dugaan korupsi tersebut diungkap lembaga superbodi. ”Pertemuan-pertemuan antara saya dengan Pak Sofyan Basir, dengan Pak Johannes (Budisutrisno) Kotjo,” imbuhnya. Dia memastikan, pertemuan tersebut pernah terjadi. Tapi, dia tidak bersedia menyampaikan isi pertemuan tersebut. ”Sudah saya sampaikan ke penyidik,” tambahnya.
Penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1 memang terus berkembang. Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, kepada penyidik Eni memang pernah menyampaikan sejumlah pertemuan yang dia lakukan. Termasuk pertemuan dengan Direktur Utama (Dirut) PT PLN Sofyan Basir. ”Dia menyampaikan kepada si IM (Idrus Marham), kemarin saya habis ketemu dengan SB (Sofyan Basir). Nanti pembagiannya sama-sama,” imbuhnya.
Pria yang akrab dipanggil Alex itu menyampaikan itu sesuai keterangan Eni kepada penyidik. Dia mengakui keterangan tersebut memang tidak secara gamblang menjelaskan bahwa ada aliran duit korupsi kepada Sofyan Basir. Tapi, KPK terus mendalami. Karena itu pula, KPK belum bisa menetapkan Sofyan sebagai tersangka. ”Belum cukup bukti. Kalau sudah cukup bukti pasti akan kami naikan (status hukumnya),” tutur dia.
Alex menyebutkan bahwa keterangan Eni belum cukup menjadi alat bukti. Sebab, sangat mudah dipatahkan. ”Ada kemungkinan dengan mudahnya itu dibantah di pengadilan,” ujarnya. Apalagi kalau Eni menarik keterangan yang pernah disampaikan kepada penyidik. Sehingga sampai saat ini status Sofyan dalam kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1 tetap saksi. ”Karena alat buktinya belum cukup,” ungkap dia.
Berkaitan penahanan Idrus, Alex menyebutkan bahwa semua itu merupakan kewenangan penyidik. Meski selama ini yang bersangkutan kooperatif, penyidik menilai penahanan harus dilakukan mulai kemarin. Sesuai ketentuan, penahanan pertama berlangsung sampai 20 hari ke depan. ”Syukur-syukur dalam satu bulan kami bisa selesaikan berkasnya dan kami limpahkan ke pengadilan,” imbuhnya.
Karena itu, Alex berharap agar Idrus lebih terbuka lagi kepada penyidik. Sehingga proses hukum terhadap dirinya berjalan cepat. ”Kalau memang ada pihak-pihak lain yang ikut terlibat, bagus untuk yang bersangkutan bisa membuka. Sehingga perkara bisa lebih terang, kami bisa ungkap lebih menyeluruh,” terang dia. Setelah Idrus ditahan, Alex memastikan pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga dipercepat.





