Bharada E : Ferdy Sambo yang Terakhir Tembak Brigadir J Setelah Saya

Jreng! Pengakuan Bharada E Kali Ini
Jreng! Pengakuan Bharada E Kali Ini Ungkap Ada Perintah Atasan dan Nama-Nama Terlibat Bharada E--Jawapos.com

JAKARTA – Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy menjelaskan fakta baru kronologis penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo Duren Tiga. Pengakuan ini terungkap saat Bharada E melakukan tes menggunakan lie detector yang dialkukan di Labfor Sentul.

Selain Bharada E, tersangka lain Bripka RR, Kuat Maaruf, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi serta Susi juga menjalani pemeriksaan menggunakan lie detector. Ronny menceritakan bahwa dalam pemeriksaan dengan menggunakan lie detector, salah satu pertanyaannya tentang peristiwa di Duren Tiga.

Bacaan Lainnya

Adapun salah satu pertanyaan yang diajukan ke Bharada E, menurut Ronny adalah siapa yang menembak Brigadir J. Ronny menjelaskan bahwa kliennya Bharada mengakui bahwa dia menembak Brigadir J dan menjelaskan bahwa ‘Ferdy Sambo yang terakhir tembak Brigadir J setelah saya’.

“Salah satu dari pertanyaan yang penting adalah siapa saja yang menembak Brigadir J, klien saya menjawab, ‘saya pertama dan FS yang menembak terakhir,” jelas Ronny.

Keterangan dari Bharad E ini juga terdapat pada animasi yang dirilis oleh pihak kepolisian yang memperlihatkan adanya adegan Ferdy Sambo menembak Brigadir J setelah tertelungkup di lantai. Akan tetapi Ronny tidak menjelaskan secara detil bagai mana posisi Brigadir J saat Ferdy Sambo melepaskan tembakan tersebut.

Pihak Bareskrim Polri sebelumnya juga telah mengumumkan hasik dari pemeriksaan tida tersangka pembunuhan Brigadir J. Tiga tersangka tersebut antara lain Bharada Eliezer, Bripka Ricky dan Kuat Ma’ruf menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

“Dari hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya ‘no deception indicated’ alias jujur,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.