“Nah, pelaku penaikan (patung) macan,” sambung perekam video itu.
Mendapat tendakan tepat di wajahnya, pria dengan rambut dicat pirang sebagian itu meringis tapi tetap menunduk. “Allah…Allah…” ucap anggota GMBI itu.
Sementara di video kedua, terlihat anggota GMBI naik Maung Lodaya itu menangis histeris dan kehilangan nyali. “Ampuni paaakkk…..ampuunnnnn…paakkkk,” ucap anggota GMBI itu sambil menangis ketakutan.
Sejumlah polisi pun memerintahkan pria itu untuk mengangkat wajahnya. Tapi pria itu terus menangis dan ketakutan seperti telah kehilangan nyali sama sekali.
“Buka…buka…hoyong ningali bengeut maneh, cepet!” hardik seseorang dalam video itu.
Tapi anggota GMBI itu terus menutupi wajahnya dan terus saja menangis ketakutan. Setelah dipaksa, akhirnya terlihat pula wajah pria itu yang masih saja menangis.
“Ampuuunnnn…paakkkk,” ucapnya memelas. (ruh/pojoksatu)






