Penembakan dilakukan di bawah komando dari Komandan Wakil Panglima Kodam VIII Intan Jaya Sabinus Waker dan sejumlah komandan. ”Ini merupakan penolakan kami,” tuturnya.
Menurut dia, sejak awal TPNPB-OPM menolak tim TGPF bentukan Menko Polhukam Mahfud MD. ”Sudah dijelaskan sebelumnya, kami minta tim independen yang menginvestigasi, dari PBB, Komnas HAM, LSM, dan gereja,” paparnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.(wan/jpg)






