NASIONAL

Aksi Unjuk Rasa Diwarnai Anggota Meninggal, Polri : Aksi 11 April Aman Terkendali

×

Aksi Unjuk Rasa Diwarnai Anggota Meninggal, Polri : Aksi 11 April Aman Terkendali

Sebarkan artikel ini
Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM
Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan unjuk rasa di depan gerbang kompleks DPR/MPRI pada 11 April (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

“Polri memberikan apresiasi, ucapan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasinya dengan cara-cara yang lebih santun. Kami mengingatkan ini bulan suci Ramadan, kita harus menghormati hak-hak orang lain yang sedang menjalankan ibadah,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Dalam unjuk rasa di sejumlah daerah, seperti di Polda Metro Jaya, lanjutnya, terindikasi keterlibatan Kelompok Anarko yang menyusup. “Ini terlihat dari identitas bajunya, kemudian kekhasannya dia. Ini masih didalami oleh rekan-rekan Polda Metro Jaya dan juga di beberapa wilayah,” katanya.

Dedi berharap dalam penyampaian aspirasi atau unjuk rasa ke depan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, karena merupakan hak-hak konstitusional setiap warga negara. “Polri punya kewajiban untuk memberikan pelayanan, perlindungan, pengamanan, dan mengawal kegiatan tersebut. Tentunya harus ada kerja sama, harus ada komunikasi, jangan sampai terulang kembali kejadian-kejadian yang telah lalu,” tegasnya.

Sementara itu, terkait meninggalnya anggota Polda Sulawesi Tengah Ipda Imam Agus Husain saat pengamanan aksi unjuk rasa, Dedi mengatakan Ipda Imam meninggal bukan karena terlibat bentrok saat demonstrasi. “Meninggalnya karena ada insiden kecelakaan yang mengakibatkan anggota mengalami benturan fisik kena mobil,” ujarnya. (*)