JAKARTA -– Hari untuk memilih para pemimpin daerah akhirnya tiba juga. Hari ini sebanyak 203.657.354 pemilih se-Indonesia akan menggunakan hak pilihnya di 435.296 TPS. Mereka bakal menentukan pemenang pilkada di 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.
Pilkada serentak tahun ini masih dibayangi potensi kecurangan. Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengatakan, modus politik gentong babi (pork barrel) berupa pengalokasian anggaran untuk daerah tertentu ditemukan di beberapa daerah.
Yakni, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Bali. Dari penelitian Themis Indonesia, lanjut Feri, ditemukan dugaan politisasi bansos menjelang pilkada.
Salah satu contoh politisasi bansos terjadi di Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga, Sumatera Utara. Di daerah tersebut, diduga terjadi pengalihan bansos secara sepihak. Pengalihan itu diduga dilakukan karena penerima bansos tidak mau mengikuti pilihan politik ajudan lurah setempat.
Feri menjelaskan, memang belum ada aturan tegas yang melarang praktik politik gentong babi. Namun, praktik tersebut sejatinya bisa dianggap sebagai kecurangan karena membangun keterikatan transaksional layaknya politik uang. ”Kekosongan hukum terkait penyaluran bansos ini memperkuat penyalahgunaan bansos selama tahapan kampanye pilkada,” ujar Feri kepada Jawa Pos kemarin (26/11).
Berkaca pada pilpres lalu, praktik politik gentong babi terbongkar di ruang publik, bukan di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, dia mengajak publik melaporkan segala bentuk praktik politik gentong babi yang diduga masif terjadi selama tahapan pilkada. Laporan yang masif itu diharapkan bisa menjadi alat bukti.
Peneliti senior Netgrit Hadar Nafis Gumay menambahkan, potensi kecurangan dalam pilkada yang tidak dilihat sebagai kecurangan tentu akan menimbulkan masalah. Misalnya, terciptanya situasi yang tidak stabil di daerah yang menjadi lokus terjadinya kecurangan. ”Masyarakat pasti akan terus mempertanyakan (kecurangan, Red),” papar Hadar kepada Jawa Pos.
Terpisah, anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda mengingatkan seluruh jajaran pengawas tetap menjaga integritas selama pemungutan suara. Dia juga meminta jajarannya menjauhkan diri dari konflik kepentingan. ”Saat-saat seperti ini, integritas menjadi taruhan besar. Kita harus menjaga nama baik organisasi dan memastikan tetap menjadi lembaga yang tepercaya,” ujarnya.
Persiapan Akhir Paslon Pilgub
Kemarin masing-masing kandidat melakukan persiapan akhir. Di Jakarta, cagub nomor urut 2 Pramono Anung menjalani aktivitasnya di rumah, Cilandak, Jakarta Selatan. Pantauan Jawa Pos, salah satu tamunya adalah Rocky Gerung. Dia bertemu Pramono secara tertutup sekitar 30 menit. Kepada media, Rocky menyebutkan kehadirannya sebagai bentuk dukungan. ”Tadi kami ngobrol. Pertama karena dia, Pram itu teman baik saya. Sudah lama, dari tahun 1980-an. Kami bahas supaya Jakarta itu tumbuh dalam peradaban demokrasi yang sesungguhnya,” terangnya.




