Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kondim 0607 Tanam Jagung Manis

  • Whatsapp
Pasiter Kodim 0607/Kota Sukabumi, Kapten Infanteri Achmad Samas bersama anggota kodim 0607/ Kota Sukabumi berserta petani saat melakukan penanaman jagung manis di areal lahan seluas satu hektare di Kampung Selakaso RT3/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum.

SUKABUMI — Guna meningkatkan produksi pertanian dimasa Pandemi Covid-19, Kodim 0607/Kota Sukabumi menggandeng kelompok tani Mitra Subur Tani menggelar penanaman jagung manis di areal lahan seluas satu hektare di Kampung Selakaso RT3/3, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum.

Pasiter Kodim 0607/Kota Sukabumi, Kapten Infanteri Achmad Samas mengatakan, program ketahanan pangan ini sesuai dengan anjuran pemerintah dimasa pandemi Covid-19 agar para petani tetap menjaga produksi pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

“Karena itu, kami kami melakukan program penanaman jagung manis dengan menggunakan pupuk bios 44, di areal Kampung Selakaso,” kata Achmad kepada wartawan.

Lanjut Samas, dalam program ketahan pangan ini Kodim memberikan motivasi kepada para petani dengan melakukan pendampingan pertanian agar petani tetap produktif untuk bercocok tanam dan memanfaatkan lahan pertanian yang ada, sehingga produksi pertanian tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat sebagai langkah antisipasi dimasa pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan penanamannya kami melibatkan anggota jajaran kodim dan masyarakat. Kami berharap kedepan dengan adanya program ini bisa mensejahterakan masyarakat sehingga dapat menambah penghasilan tambahan disaat pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama dikatakan, Ketua Poktan Mitra Subur Tani, Oim Abdurohim menambahkan, di masa pandemi ini masyarakat merasakan sangat kesusahan terlebih menyangkut dengan harga hasil produksi pertanian sendiri saat ini tengah anjlok.

“Misalnya harga padi dan sayuran sekarang ikut turun dan untuk pupuknya sekarang itu agak susah untuk petani biasa,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya program tersebut sangat membantu para petani dan dapat mengatasi kesusahan masyarakat kecil. “Mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa menjadi jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi oleh para petani saat ini,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *