Terkendala Lokasi, Program Jongko Barokah BAZNAS Kota Sukabumi Mandeg

  • Whatsapp
Salah satu Jongko Barokah di Jalan Veteran, Kota Sukabumi terbengkalai dan tersimpan dihalaman Kantor Baznas, Kamis (24/9).

SUKABUMI — Jongko Barokah yang merupakan program investasi salah satu perusahaan swasta binaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sukabumi, tidak berjalan optimal. Hal ini, terjadi akibat terkendala lokasi pembangunan jongko.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, program tersebut diluncurkan oleh pihak swasta pada 2019 lalu dengan anggaran sebesar Rp35 juta per Jongko nya.

Bacaan Lainnya

“Pemilik bangunan di belakang jongko keberatan, sehingga terpaksa jongko ini di bongkar,” ungkap salah seorang pengelola Jongko Barokah di Jalan Veteran, Kota Sukabumi, Herianto kepada wartawan.

Herianto menambahkan, sudah lebih dari satu tahun tidak melanjutkan mengelola jongko tersebut sehingga saat ini tidak digunakan dan disimpan di halaman Kantor BAZNAS setempat.

“Sebetulnya jongko itu diajukan atas nama adik saya. Tapi, kini sudah dikembalikan lagi karena tidak ada tempatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya menjelaskan, program Jongko Barokah ini merupakan kerjasama MUI dengan pihak ke tiga.

Sedangkan, Baznas hanya mensuport pengelola agar bisa berkembang.

“Memang ada kendala karena kondisi tempat berjualannya itukan di trotoar sehingga mengganggu penggunakan jalan dan akhirnya dibongkar,” jelas Fifi.

Menurut Fifi, bagi pengelola dapat kembali berjualan setelah mendapatkan tempat yang strategis untuk pengembangan Jongko Barokah tersebut. “Silahkan bagi pengelola mencari lokasi dimna untuk berjualan tapi jagan di trotoar dan jangan sampai bersinggungan dengan pedagang lainnya,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *