Stok Darah Semakin Menipis, PMI Sukabumi Dorong Warga Gemar Berdonor

  • Whatsapp
Petugas PMI Kota Sukabumi saat menunjukan hasil donor darah, yang dilakukan anggota TNI dalam menyambut HUT TNI pada 5 Oktober mendatang.

SUKABUMI – Minimnya pendonor darah di masa pandemi Covid-19, berdampak terhadap penyediaan stok labuh darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi.

Bagai mana tidak, setiap minggunya saat ini hanya ada sekitar 30 sampai 40 pendonor sedangkan, sebelum ada penyebaran virus Corona bisa mencapai 70 sampai 80 pendonor.

Bacaan Lainnya

Dari data yang tercatat PMI Kota Sukabumi, ketersediaan darah saat ini hanya ada sebanyak 58 labuh darah. Jumlah ini, hanya cukup untuk satu hari.

“Dari 58 labuh darah ini rinciannya, stok darah Whole Blood (WB) 8 golongan A, 18 golongan B, 18, 3 golongan AB dan 13 golongam O. Packed Red Cell (PRC) terdapat 4 golongan A, 4 golongan B, 2 golongan AB serta 4 golongan O.

Sementara untuk Trombosit (TC) jumlahnya hanya 1 golongan A dan 1 golongan B,” ungkap Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, SDM dan Relawan PMI Kota Sukabumi, Zaini kepada Radar Sukabumi, Rabu (23/9).

Lanjut Zaini, sebelum ada pandemi Covid-19 PMI Kota Sukabumi dapat menyediakan labuh darah dari 1.500 sampai 2.000 labuh darah.

Namun, saat ini hanya sebanyak 600 labuh darah. “Penurunanya sangat luar biasa adanya pandemi Covid-19 ini. Tapi alhamdulillah, saat ini sudah banyak masyarakat, instansi pemerintah, komunitas dan yang lainnya sudah kembali melakukan donor darah,” paparnya.

Kendati stok labuh darah minim, sambung Zaini, namun PMI Kota Sukabumi masih dapat memenuhi semua perminataan.

Terlebih, saat ini permintaan labuh darah mengalami penurunan. “Dengan begitu permintaan baik dari rumah sakit maupun yang lainnya bisa terpenuhi karena memang permintaan labuh darah juga mengalami penurunan,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan ketika stok darah tidak bisa mencukupi permintaan. Salah satunya dengan cara meminta pihak keluarga pasien untuk melakukan donor darah. “Bisa saja, kalau stok habis keluarga pasien bisa melakukan donor darah disini,” ujarnya.

Zaini meminta, masyarakat ikut berpartisipasi melakukan donor darah guna membantu pasien yang membutuhkan. “Mudah-mudahan masyarakat dan setiap instansi bisa kembali melakukan donor darah,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *