KOTA SUKABUMI

Sidak Makanan, Petugas Klaim Aman

×

Sidak Makanan, Petugas Klaim Aman

Sebarkan artikel ini
PEMERIKSAAN: Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama unsur Forkopimda dan petugas saat mengecek makanan disalah satu supermarket di Kota Sukabumi, (28/5).

SUKABUMI,RADARSUKABUMI.com – Petugas gabungan dari sejumlah instansi di Kota Sukabumi menggelar operasi makanan ke sejumlah pasar modern dan tradisional, kemarin (28/5).

Sidak tersebut bertujuan untuk meminimalisir zat mengandung bahan berbahaya.

Bank bjb Tandamata

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengklaim dalam sidak tersebut tidak ditemukan zak berbahaya.

Namun, sambung dia, petugas menemukan banya kemasan makanan yang rusak seperti penyok dan sejumlah makanan kemasan yang rusak serta tidak berlabel.

“Menjelang lebaran, operasi keamanan makanan dari bahan berbahaya harus terus digiatkan,” ujar Fahmi didampingi Wakil Walikota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami dan sejumlah Muspida.

Ditambahkan dia, operasi rutin ini juga sebelumnya dilakukan pada H-3 atau H-4 Ramadan.

Tujuannya untuk mengecek ketersediaan pangan dan mencegah ada bahan pangan mengandung unsur berbahaya.

Operasi pasar keamanan pangan dan bahan berbahaya ini terang Fahmi, digiatkan menjelang datangnya lebaran dengan melibatkan petugas gabungan atau lintas sektoral dan unsur forkopimda.

“Kita berharap langkah ini bisa menekan peredaran makanan kurang layak di pasaran,” tambahnya.

Fahmi menerangkan, dalam operasi makanan kali ini, pihaknya menerapkan metodelogi KLIK yakni kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa.

Dikhawatirkan minimarket memasarkan makanan kalengan yang kemasanya rusak seperti penyok dan sudah tidak boleh dijual untuk masyarakat umum.

Tidak hanya itu, petugas gabungan juga akan memeriksa parsel yang sudah marak di perdagangkan di Kota Sukabumi.

Sebabnya berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya ada supermarket yang menjadi perhatian khusus karena seringkali ditemukan makanan kemasan sudah kadaluarsa.

“Kita membagi tTim operasi pasar dibagi ke dalam tiga tim yang menyebar ke sejumlah pasar modern dan tradisional.

Kehadiran mereka untuk menjaminkan barang beredar tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” harapnya.

Ditempat yang sama,

Plt Asisten Daerah 2 Setda Kota Sukabumi Iskandar Ifhan mengatakan, operasi makanan ini bertujuan menekan peredaran bahan berbahaya di makanan, sehingga masyarakat tidak diresahkan dengan isu-isu yang kurang baik.

Dalam operasi ini petugas akan mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. “Upaya ini untuk memastikan makanan terbebas dari zat berbahaya,” pungkasnya.

(upi/d)