Dengan adanya Posyandu Remaja, lanjut Linda, para remaja bisa lebih terkontrol dari sisi perkembangannya.
“Posyandu ini dilaksanakan oleh remaja dan untuk remaja setiap seminggu sekali, yaitu hari Minggu dari jam 08.00 WIB sampai selesai,”ujarnya.
Para remaja di posyandu yang didirikan Linda, kini sudah beranggotakan 150 remaja. Setiap minggunya, mereka melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, mengukur perut dan konsultasi kesehatan.
“Para petugasnyapun remaja, sehingga para remaja yang berkonsultasi kesehatan tidak merasa canggung saat berkonsultasi,”ulasnya.
Selain itu, remaja di posyandu ini dibina hingga menjadi remaja produktif. Seperti megumpulkan gelas-gelas bekas air mineral dan koran bekas. Nantinya, barang tersebut dibuat sesuatu yang memiliki nilai jual.
“Dana dari hasil penjualan kreasi remaja itu, digunakan untuk kebutuhan Posyandu Remaja,”paparnya.
Selain dari hasil penjualan hasil kreasi tersebut, Posyandu Remaja dibantu masyarakat dan corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada di sekitar RW 01 untuk melengkapi kebutuhannya.
Sementara itu, kehadirannya dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat. Seperti yang diungkapkan salah satu remaja RW 01 yang sering ke Posyandu Remaja, Intan Nurlatifah (18).
Menurutnya, posyandu menjadi tempat untuk berkonsultasi dan memeriksa perkembangan kesehatannya.
“Posyandu ini sangat baik untuk kita, dan di sini kita melakukan pengukuran-pengukuran seperti tinggi badan, berat badan, konsultasi kesehatan dan kita sering dapat penyuluhan kesehatan juga,” ujar Intan.
Menurut Kepala Puskesmas Sukabumi, Suhendro Rusli menjelaskan, dengan adanya posyandu tersebut, para remaja kini bisa terkontrol kesehatan dan perkembangannya.
Kedepannya, diharapkan posyandu ini bisa didukung oleh SKPD dan lembaga-lembaga terkait dalam pelaksanaanya.
“Saya harap Posyandu Remaja ini didorong oleh SKPD-SKPD yang lain seperti Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, karena kan sasarannya adalah pemuda jadi bisa mengontrol pemuda juga,”imbuhnya.
Selain Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Sukabumi, pihaknya juga ingin didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K).
“Ya, sekarang ada program paket bisa dilaksanakan di Posyandu Remaja, karena di posyandu ini lebih banyak kepada penyuluhan-penyuluhan,”tandasnya.(Cr17/t)



