Sekira 170 orang murid dari satuan pendidikan raudhaltul athfal se-Kota Sukabumi ‘menyerbu’ kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota, Selasa (23/8). Menariknya, mereka kompak mengenakan seragam polisi. Ya, istilahnya pocil alias polisi cilik.
Laporan: FAWZY AHMAD, Sukabumi
TINGKAH para murid RA tersebut berhasil memantik perhatian para anggota polisi yang bertugas dalam giat “Pembinaan Polisi Sahabat Anak Raudhatul Athfal Kota Sukabumi”. Lucu, atraktif, dan menggemaskan. Mereka antusias mengikuti arahan pak polisi, bu polisi dan kakak polisi yang bertugas. Bahkan, ingin bermain dan berswafoto.
“Alhamdulillah, kami senang sekali hari ini. Karena anak-anak juga tampak gembira, semangat dan senang berkunjung ke Kantor Satlantas Polres Sukabumi Kota,” kata Kanit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kamsel) pada Satlantas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Hariswanto kepada Radar Sukabumi.
Ade Hariwsanto mengatakan, kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Satlans Polres Sukabumi Kota. Tempat tersebut kadang disebut dengan Satpas SIM yang berlokasi di Jl KH Ahmad Sanusi, Degung, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong.
“Hari ini ada empat RA. Yaitu RA Al Amien, RA Nurul Hikmah, RA Sabillul Mustaqiem, RA Nazilatul Wafa dan RA Al Irsyad,” sebut Ade Hariswanto.
Ade Hariswanto menjelaskan, kegiatan tersebut berdasarkan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kemudian diteruskan oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin serta arahan dari Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno untuk memupuk disiplin anak-anak sejak usia dini.
“Selain disiplin, kegiatan ini juga untuk mengajarkan agar anak-anak agar memahami dan patuh dalam hal keselamatan berlalu lintas. Sehingga kegiatan ini juga menjadi cikal bakal pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Ade Hariswanto.
Perwira balok satu emas juga mengungkapkan, kegiatan ini sempat terhenti dua tahun lantaran pandemi Covid-19. Setelah kondisi mulai melandai, maka pihaknya mencoba kembali menggelar kegiatan pembinaan terhadap murid setingkat RA atau Taman Kanak-kanak secara tatap muka di Kantor Satlantas Polres Sukabumi Kota lagi.
“Nah, salah satu yang ingin kami sampaikan dalam kegiatan ini, kalau dulu-dulu itu selalu ada istilah, awas kalau tidak makan nanti dimarahi sama pak polisi. Nah, kita tidak ingin seperti itu. Polisi ini juga manusia. Jadi kita ingin jadi sahabatnya anak-anak. Makanya kita punya istilah polisi sahabat anak,” beber Ade Hariswanto.
Dalam kegiatan tersebut, para polantas atau polisi lalu lintas memberikan penyuluhan kepada para murid. Mulai dari pembacaan Ikrar Polisi Kecil Indonesia hingga menerangkan rambu-rambu lalu lintas yang kerap dilihat di sepanjang jalan.
Tak hanya itu, para anggota polisi yang masih muda juga mengajak murid-murid untuk berjoged bersama dengan lagu-lagu khas anak yang kekinian. Seperti Baby Shark dan Tarian Kucing Meong.
“Kami juga berupaya membentuk karakter kepribadian yang disiplin dan tertib, khususnya dalam berlalu lintas kepada para murid RA ini. Misalnya tadi, para murid harus berani mengingatkan orangtuanya agar selalu pakai helm yang ber-SNI ketika berkendara,” beber Ade.
“Dan kita juga ajarkan tentang arti dari lampu lalu lintas. Kalau hijau itu apa, kuning itu artinya apa, dan merah itu tandanya apa. Jadi nanti ketika si anak diajak oleh orangtuanya berkendara, bisa mengingatkan orangtuanya agar tertib dan patuh pada rambu lampu lalu lintas. Intinya demi keselamatan bersama,” sambungnya.
Sementara itu, Husnul Hikmatutammah, salah satu orangtua murid dari RA Al Irysad mengaku kegiatan yang digelar oleh Satlantas Polres Sukabumi Kota sangat baik sekali. Ia mengungkapkan, anaknya sangat antusias dalam mengikutinya.
“Ya anak saya jadi semangat gitu. Dan jadi semakin paham dan cinta pada polisi. Kebetulan, moyang, kakek dan omnya juga polisi. Jadi, terima kasih kepada Satlantas Polres Sukabumi Kota yang telah mengajarkan anak-anak kami tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” ucapnya. (izo)






