PMII Kota Sukabumi Resmi Dilantik

PMII Kota Sukabumi
Ketua Kaderisasi PB PMII Fachrurizal saat melantik PMII Kota Suakbumi, di Gedung Isamic Center, Minggu (18/12).

CIKOLE – Pergerakan Mahasiswa Islam indonesia (PMII) Kota Sukabumi Periode 2022-2023 resmi dilantik, Minggu (18/12). Kegiatan yang digelar di Gedung Islamic Center Kota Sukabumi itu berjalan khidmat, dengan dihadiri Pengurus Besar (PB) PMII.

Ketua PC PMII Kota Sukabumi, Hasbi Roudul Ulum mengatakan, PMII dihadapkan dengan tantangan zaman. Tentunya, PMII harus mampu beradaptasi dan merumuskan formulasi gerakan untuk kedepannya.

Bacaan Lainnya

“Kita dengan kepengurusan baru ini, akan melanjutkan infrasturuktur yang sudah dibuat oleh pengurus sebelumnya. Namun, ada formulasi untuk lebih menguatkan kepada para potensi kader PMII,” ujar Hasbi kepada Radar Sukabumi.

Hasbi menambahkan, PMII sudah tersebar di setiap kampus yang ada di Sukabumi dengan latar belakang kampus yang berbeda-beda.

“Ada yang latarbelakangnya, keagamaan, politik, hukum, dan juga eksakta atau tekhnik. Tentunya banyak potensi kader PMII yang harus digali, khususnya dengan linieritas jurusan fakultatif itu yang sedang dipetakan oleh kita kedapanya,” paparnya.

Hasbi menjelaskan, kedepannya akan melakukan penjaringan alumni ataupun kader PMII, supaya lebih sistematis dalam pemetaan gerakan di Kota Sukabumi.

“Salah satunya kami membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PMII, ini adalah bagian potensi kader berdasarkan kedisiplinan ilmunya. Tidak hanya disatu ruang profesi saja, namun kader PMII harus tersebar diberbagai sektor sesuai dengan fashionnya,” jelasnya.

Sementara itu, Majelis Pembina Cabang PMII Kota Sukabumi, Sukitman Sujatmiko mengatakan, kader PMII saat ini harus memiliki fashion yang jelas, begitupun dengan bagaimana menghadapi tantangan digitalisasi, tentunya diperlukan formulasi pengetahuan yang mapan untuk gerakan kedepannya.

“Ya, kader PMII jangan hanya betumpuk di satu ruang misalnya, manjadi politisi ataupun pendamping desa, tetapi kader PMII harus menyebar dengan potensi yang dimilikinya,” ungkapnya.

Lanjut Sukitman, dengan kepengurusan baru yang saat, tentu mampu merumuskan formulasi dan menentukan arah gerak PMII kedepan mau kemana ini ada ditangan para pengurus.

“Tinggal bagaimana para pengurus konsisten akan arah gerak yang sudah ditentukan, apalagi banyak potensi kader PMII salah satu dengan adanya kampus Unversitas Nusaputra bisa kader teknokrat, sesuai kedisiplinan ilmunya,” pungkasnya. (Cr4/t)

Pos terkait