KOTA SUKABUMI

Penjual Pernak-pernik Cap Go Meh Membludak

WARUDOYONG – Penjual pernak-pernik Cap Go Meh mulai memadati area Vihara Widhi Sakti, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Para penjual miniatur barongsay, lampion dan lainnya ini sengaja datang dari Cirebon ke Kota Sukabumi.

Ditemui Radar Sukabumi di lokasi, Zainal, salah seorang pedagang pernak-pernik Cap Go Meh dari Cirebon mengaku sengaja datang ke Kota Sukabumi untuk menjajakan barang dagangannya tersebut.

“Saya dari Cirebon pak sengaja datang ke Kota Sukabumi, karena memang perayaan Cap Go Meh disini meriah, sehingga saya mengadu nasib saja disini,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (13/2).

Informasi tentang perayaan Cap Go Meh, aku Zainal, didapatnya di media sosial. Karena memang, dirinya meyakini pada puncak perayaan Cap Go Meh do Kota Sukabumi bakal di serbu ribuan masyarakat Kota Sukabumi.

“Saya dapat informasi dari media sosial, sudah banyak informasi yang nyebar, kami rombongan sengaja kesini sekitar 8 orang, dan rombongan lainnya pun datang juga kesini,” sebutnya.

Adapun barang yang dijualnya, sebut Zainal, mulai dari miniatur barongsay, topeng barongsay hingga miniatur lampion. Dirinya juga mengaku, hari pertama berjualan sudah cukup banyak masyarakat yang membeli barang dagangannya.

Loading...

“Kalau topeng barongsay ini saya jual Rp 75 ribu, tapi masih bisa nego. Sedangkan miniatur lampion dijual Rp 50 ribu,” sebutnya.

Sementara itu, di sekitar kawasan Vihara Widhi Sakti mulai banyak di datangi masyarkat untuk melihat festival kuliner. Rencananya, pada 14 Februari (hari ini,red) akan dilaksanakan puncak perayaan Cap Go Meh 2020 dengan parade budaya keliling Kota Sukabumi.

“Saya sengaja kesini ajak keluarga untuk melihat beberapa pertunjukan barongsay dan menikmati jajanan kuliner,” pungkas Rizki, salah satu Warga Citamiang. (upi/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button