CITAMIANG– Memasuki bulan haji tahun ini, sejumlah toko pernak pernik perlengkapan haji mulai mengalami peningkatan yang signifikan, salah satunya di Toko Al Bukhori yang berada di Jalan Ahmad Yani mulai kebanjiran omset. Berdasarkan pantauan koran ini, kenaikan pembeli mencapai 100 persen dari hari biasanya.
Naiknya, permintaan pembelian pada penjual pernak pernik tersebut diakibatkan dari banyaknya jamaah yang sudah memesan buah tangan sebelum berangkat menuju tanah suci. Dengan kejadian tersebut omset penjual oleh-oleh haji tentunya meningkat secara drastis. Dede Setiawan (28) salah seorang Pemilik toko Al Bukhori yang menjual oleh-oleh haji, mengatakan bahwa peningkatan pembelian terjadi sejak dua pekan lalu.
“Yang paling banyak dicari oleh-oleh makanan seperti kurma, kacang-kacangan. Peningkatan ini sudah dari bulan-bulan kemarin malah sebelum jamaah berangkat ke Haji sudah ada yang memesan duluan mungkin ingin lebih fokus beribadah jadi tidak usah beli oleh-oleh lagi lalu bagasi jamaah juga dibatasi kan,”ujarnya kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.
Dede mengaku, berjualan perlengkapan ibadah haji dan oleh-oleh haji ini tidak hanya ramai menjelang lebaran haji saja tetapi pada hari biasa pun cukup ramai. Sedangkan harga di toko Al Bukhori ini sangat bervariasi untuk gamis berkisar Rp130-180 ribu, Mukena Rp220 ribu sedangkan untuk pernak-pernik Teko berkisar Rp160-200 ribu. “Sebenarnya hari biasa juga tidak sepi-sepi banget ada aja orang yang membeli untuk acara seperti pengajian, selamatan dan disini juga yang membeli tidak selalu satuan banyaknya perkodi atau perlosin” katanya.
Sedangkan untuk pendapatan omzet tahun ini lebih besar dibandingkan pada tahun sebelumnya. Dalam sehari ia mengaku mampu mendapatkan penghasilan Rp6 juta hingga Rp8 Juta. Ia mengambil barang langsung dari Jakarta lalu dijual di Sukabumi. “Jika dihitung-dihitung pada bulan haji ini omzet kita bisa naik menjadi 20 jutaan,” kata sambil terbata-bata
Sementara itu, salah seorang pembeli Diana (50) mengaku sudah sering membeli perlengkapan haji di toko Al Bukhori untuk keperluan pribadi. “Saya kesini biasanya suka membeli parfum atau kurma kadang-kadang saya juga beli sajadah, barang-barangnya cukup berkualitas tidak beda jauh dengan barang dari Makkah. Ya jika belum kesampean ke Haji beli dulu lah disini,”curhatnya.
(Pkl17/d)



