Dalam proses pengelolaan sendiri, pihaknya melakukan pembenahan kepada para pedagang hingga adanya retribusi sebesar Rp 600 ribu dengan pengalokasian beberapa keperluan pedagang, seperti, biaya listrik, air, kebersihan dan keamanan. “Ini sudah disepakati bersama dan para pedagang pun sudah sepakat,” terangnya.
Yoga mengaku, pemerintah daerah pun sudah mengetahui kondisi eks Terminal Sudirman ini, bahkan retribusi karcis dari dinas bersangkutan pun sudah menjadi kewajiban para pedagang membayarnya. “Ada juga yang nagih dari dinas dan para pedang juga bayar,” akunya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Sukabumi akan membangun terminal wisata di lokasi eks Terminal Sudirman Sukabumi.
Lokasi ini akan menjadi pusat informasi dan etalase potensi wisata di Kota Sukabumi. Hal ini disampaikan Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat membuka Pelatihan pemandu wisata budaya (Cagar budaya, museum, keraton dan candi) di Hotel Horison, Selasa (28/9) lalu.
“Eks Terminal Sudirman akan dijadikan terminal wisata pengunjung dari luar Sukabumi bisa mencari produk UMKM, cemilan dan souvenir atau kenang-kenangan khas di sana. Dalam artian lokasi itu bisa dikatakan jadi kawasan ekonomi khusus di Kota Sukabumi,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada wartawan.
Sehingga diperlukan pemandu wisata yang profesional dan menguasai bidangnya dengan baik. “Sehingga dengan pelatihan pemandu wisata, harapannya mereka menjadi duta-duta wisata mengenalkan dengan potensi yang ada,” cetus Fahmi.
Momen tersebut jadi penyemangat untuk bangkitkan wisata di tengah pandemi. Fahmi mengatakan, pascapandemi menurut gubernur ada tujuh ekonomi baru salah satunya wisata.
Meskipun Kota Sukabumi minim wisata alam, bukan berarti tidak punya potensi wisata. Sebab banyak bangunan heritage atau bersejarah misalnya Museum Pegadaian dan Kampung Sukuraga yang tidak ada di daerah lain.
Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda sangat mengapresiasi langkah pemerintah Kota Sukabumi yang berinovasi akan menciptakan terminal wisata. Inovasi tersebut sangat penting untuk perkembangan Kota Sukabumi kedepannya.
“Kami sangat apresiasi program terminal wisata, dalam menghadapi perkembangan dan perubahan kondisi di Sukabumi,” ujar Wawan Juanda usai mengikuti pembahasan Raperda perubahan 2021, Kamis (30/9) lalu.






