“Untuk tahap awal ini kami memilih sekolah di Kecamatan Cibeureum dengan pertimbangan angka stunting di kecamatan ini masih tinggi. Pembagian makan bergizi gratis ini dilaksanakan dari Senin sampai Jumat,” tambahnya.
Kusmana mengatakan program makan bergizi gratis tersebut juga berkaitan dengan penangan stunting, sehingga ke depan tidak hanya pelajar yang mendapatkan program ini tetapi ibu hamil khususnya yang berstatus kurang energi kronis (KEK) untuk mencegah timbulnya kasus stunting baru di Kota Sukabumi yang saat ini kasus stunting masih berada di angka 16,8 persen.
Sementara, Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan makanan yang disediakan untuk pelajar pada pelaksanaan program makan bergizi gratis ini tentunya diawasi oleh ahli gizi.(*)






