Angka stunting di Kota Sukabumi hingga saat ini masih tinggi. Terbukti, dari data yang tercatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, sepanjang Januari hingga Oktober ini terdapat sekitar 1.200 anak mengalami stunting yang tersebar dibeberapa daerah.
“Anak yang mengalami stunting ini kondisi tinggi badannya lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.
Memang angka stunting saat ini masih cukup tinggi salah satunya dari Warudoyong, Benteng dan Sukakarya,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana kepada Radar Sukabumi.
Lanjutnya, ciri belita stunting itu bisa dilihat dari masa kelahiran pertama hingga 100 hari kelahiran, maka berat badannya kurang sebagai mana standar yang ditentukan dan cirinya merupakan tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar tumbuh kembang anak.
“Stunting ini selain mengganggu pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan tinggi dan berat badan, juga dapat menghambat perkembangan otak anak,” pungkasnya. (bal)






