Jumlah lansia divaksinasi yang awalnya sebanyak 10.045 (36,9 persen) menjadi sebanyak 10.109 orang (37,1 persen). Selanjutnya masyarakat umum dan rentan divaksinasi sebelumnya sebanyak 65.223 (35,2 persen) menjadi sebanyak 68.654 orang (37 persen).
Klasifikasi remaja (12-17 tahun) awalnya sebanyak 3.619 (10,2 persen) menjadi 3.923 (10,2 persen). Sementara jumlah warga yang sudah divaksinasi dosis dua awalnya sebanyak 57.288 (21,2 persen) menjadi 62.711 (23,2 persen).
Rinciannya kata Lulis, jumlah SDM Kesehatan divaksinasi dari sebanyak 3.653 (109,5 persen) menjadi 3.662 (109,7 persen) dan dosis 3 sebanyak 1.285 (38,5 persen). Petugas pelayanan publik divaksinasi awalnya sebanyak 18.081 (98,2 persen) menjadi sebanyak 20.282 (110,2 persen).
Berikutnya ungkap Lulis, jumlah lansia divaksinasi dosis dua awalnya sebanyak 5.980 orang (22 persen) menjadi sebanyak 6.071 orang (22,3 persen) dan masyarakat umum dan rentan divaksin sebanyak 31.525 (17 persen) dari sebelumnya 29.565 orang (15,9 persen). Terakhir, remaja dosis dua dari sebelumnya sebanyak sembilan orang (0,02 persen) menjadi 1.171 (3,31 persen). (why)





