SKPD Pemkot Sukabumi Diminta Dukung Penguatan KKB

Pj TP-PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti
Pj TP-PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti, saat memberikan arahan pada rapat persiapan rechecking Kampung Keluarga Berkualitas (KKB)

CIKOLE – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Sukabumi, Diana Rahesti, menghadiri acara rapat persiapan rechecking Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Ruang Pertemuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KBP3A) Kota Sukabumi, Kamis (21/3).

Dalam rapat tersebut, Diana menyampaikan pentingnya penyelenggaraan KKB sebagai payung hukum yang mendukung pembentukan dan pengembangan di setiap desa/kelurahan.

Bacaan Lainnya

Sehingga perlu adanya penekanan untuk penguatan, pembentukan, pembinaan, dan pengembangan di berbagai lokasi. “peran kampung keluarga berkualitas ini, sebagai model percontohan untuk desa/kelurahan lainnya.

Di mana, perwakilan dari program terbaik akan dikirimkan pada perlombaan tingkat kabupaten/kota. Diharapkan dapat menjadi stimulan untuk pengembangan lokus-lokus yang menjadi percontohan bagi daerah lain,” ujar Diana.

Diakuinya, Kota Sukabumi sendiri mengirimkan Kampung Kasebor di Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, sebagai perwakilan dalam apresiasi penguatan KKB tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Untuk itu, kami meminta dukungan dan kerjasama dari semua pihak terkait, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk mensukseskan tahapan proses penilaian, termasuk tahapan Rechecking, agar kampung keluarga berkualitas Kasebor ini dapat meraih hasil yang maksimal,” pinta Diana.

Pj Ketua TP PKK ini juga menyatakan, bahwa Kota Sukabumi masuk empat besar untuk rechecking lomba KKB tingkat Jawa Barat.

Tentunya, hal ini menjadi kebanggaan bagi semua pihak. Diharapkan Kampung Kasebor dapat menjadi juara dan menghasilkan yang terbaik bagi Kota Sukabumi.

“Dengan semangat dan kerja sama yang kuat, diharapkan Kota Sukabumi dapat meraih prestasi dalam upaya mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas yang bermartabat dan berdaya saing,” harapnya. (*/why)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *