Dijelaskannya dalam pengamanan ini, pihaknya juga akan melakukan penyisiran di 19 gereja. Langkah ini ditujukan untuk sterilisasi terhadap ancaman bom. Susatyo menerangkan penyisiran bom akan dilakukan dengan melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Polda Jawa Barat.
“Tentu saja sudah menjadi tugas kami untuk mengamankan agar seluruh rangkaian acara tahun baru berjalan secara aman,” tegasnya.
Sementara itu berdasarkan hasil rapat koordinasi di Polda Jabar sebelumnya, terungkap apabila terjadi kemacetan arus lalulintas di Jalur Punck Bogor, maka arus kendaraan akan dialihkan ke lintasan yang berada di wilayah Sukabumi.
Selain kepolisian sebagai inti kekuatan untuk memberikan pelayan dan keamanan, pengamanan juga akan melibatkan satu pleton Brimob Jabar, satu pleton aparat TNI dari Kodim 0607 Sukabumi, dua pleton masing-masing dari Yon Armed dan Batalyon 310,. “Termasuk unsur pemerintah daerah baik itu Damkar, dinas kesehatan, dinas komunikasi, telkom dan saka bayangkara” tambah Susatyo. (cr17/d)





