Pemkot Sukabumi Dorong Pelayanan Kependudukan Berbasis Daring

  • Whatsapp
Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2022 secara virtual.

SUKABUMI – Seiring dengan perkembangan zaman dan percepatan teknologi, pelayanan kependudukan harus beradaptasi Terlebih, perkembangan masyarakat bukan statis akan tetapi dinamis.

Untuk itu, Walikota Sukabumi, mendorong Disdukcapil pelayanan administrasi kependudukan secara daring yang merupakan langkah mewujudkan good governance.

Bacaan Lainnya

“layanan kependudukan berbasiskan teknologi dan mengedepankan unsur teknologi. Harapannya percepatan teknologi jadi bagian tidak terpisahkan dalam perjalanan perencanaan program pembangunan,” ujar Fahmi dalam acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2022 secara virtual di Kantor Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Selasa (23/2).

FPD ini kata Fahmi, merespon apa yang dihasilkan dalam musrenbang kelurahan dan kecamatan, yang berhubungan dengan kependudukan disepakati dan direncanakan di 2022. Sehingga hadir unsur wilayah baik langsung maupun daring dalam perbaikan layanan kedepannya.

Pada 2021 kata Fahmi, ada program unggulan yang telah diluncurkan dan pogram lainnya yang akan dilakukan di 2022. Misalnya rencana layanan yang akan dilakukan kerjasama dengan Kantor Pos.

“Di 2021 ini ada enam program unggulan yang dicanangkan berbasiskan teknolugi untuk mempercepat dan mempermudah layanan kepada warga,” ungkap Fahmi.

Ke enamnya yakni aplikasi Kami Hebat adalah kartu keluarga Sukabumi, mudah, online, tanpa biaya dan cepat. Kedua aplikasi Kado Terindah yakni kartu tanda penduduk elektronik terintegrasi dan mudah.

Ketiga aplikasi Kita cerdas yakni kartu identitas anak cepat secara daring dan simpel. Ke empat Patepang Sono, pelayanan harus update kependudukan bagi masyarakat yang datang dan pergi.

Ke lima Ananda Sehat untuk akta kelahiran anak dan ke enam Kamboja Sari layanan akta kematian jemput bola jadi dalam satu hari. Wali kota menekankan, adanya perbaikan layanan adminduk di 2021 dan 2022.

Di mana Disdukcapil jadi garda depan pengamanan pemerintahan dalam data kependudukan misalnya data anak wajib sekolah untuk digunakan di Dinas Pendidikan.

“Di 2022 mendatang, ada rencana aksi yang diharapkan jadi bagian tidak terpisahkan untuk dilakukan inovasi dan percepatan layanan kependudukan,” pungkasnya. (bal/*).

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *