Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Pelatihan Inkubator Bisnis, Lahirkan Wirausaha Baru

Pj Wali Kota Sukabumi
Pj Wali kota Sukabumi, Kusmana HartadjI saat memberikan arahan pada kegiatan pelatihan Inkubator Bisnis bagi Pelaku UMKM wirausaha baru Kota Sukabumi di salah satu hotel di Kecamatan Cikole,  Selasa (27/2).

CIKOLE– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali memberikan pendampingan pada pelaku usaha, baik dari sisi permodalan hingga pemasaran. Hal itu sebagai upaya meningkatkan produktifitas para pelaku usaha, sekaligus untuk menumbuhkan wirausaha baru.

”Pemerintah terus mendorong pelaku UMKM agar tumbuh dan berkembang. Namun kendala yang dihadapi terkait SDM, makanya hari ini dilatih pelaku usaha menjadi wirausaha tangguh, kreatif, dan profesional,” ujar Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji di sela-sela pembukaan acara Pelatihan Inkubator Bisnis bagi Pelaku UMKM wirausaha baru Kota Sukabumi di salah satu hotel di Kecamatan Cikole,  Selasa (27/2).

Bacaan Lainnya

Menurut Kusmana, pelatihan yang dimotori Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) tersebut, menjadi sarana produktif dalam meningkatkan jiwa entrpereneur dan membuka jejaring serta wawasan pengembangan wirausaha baru.

Selama ini sambung dia, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota telah berusaha menumbuhkan wirausaha baru.

Pelatihan inkubator bisnis ini kata Kusmana berupa pembinaan usaha kecill dan biasanya enam bulan dilatih, dididik dan diberikan magang dan praktek sesuai dengan produk yang dihasilkan. ” Bila dianalogikan inkubator bayi tumbuh dan berkembang dan diharapkan betul-betul jadi pengusaha,” jelasnya.

Meskipun lanjut Kusmana, memerlukan proses panjang produksi dan tahapan memasarkan. ” Kegiatan ini menumbuhkan semangat dan perilaku kemampuan berusaha, pengembangan produk baru dan penyediaan sarana usaha serta pengembangan teknologi,” kata dia.

Para peserta pelatihan ungkap Kusmana, dapat berkolaborasi dengan pelaku usaha lainnya. Dalam artian memanfaatkan kelebihan masing-masing dan bergabung dalam komunitas.

” Peran lembaga pendamping dan perantara membantu pelaku UMKM agar resiko berusaha diminimalisir. Di mana, para pelaku UMKM dapat membaca peluang dan tantangan dan salah satunya tujuan hadir pemateri dari bank untuk memberikan informasi terkait pembiayaan” terangnya.

Intinya terang Kusmana, momen ini menumbuhkan wirausaha baru yang handal dan setelah pelatihan didampingi, pemasaran, pemanfaatan teknologi. Sehingga perkembangan ekonomi di Sukabumi terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Diskumindag Kota Sukabumi Agus Wawan Gunawan menambahkan, pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan konsep kewirausahaan, mengembangkan peluang bagi wirausahabaru, dan pendampingan bagi pelaku wirausaha baru. ” Kegiatan ini berlangsung dua hari yakni 27-28 Februari 2024,” katanya.

Peserta kegiatan lanjut Agus, sebanyak 30 orang dari tujuh kecamatan. Harapanmya dalam dua hari ini bisa memberikan pemahaman terkait kewirausahaan dan setelah pelatihan dapat dimplementasikan. (why)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *