SUKABUMI – Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) pada bulan Februari mendatang, Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji kembali menegaskan aparatur sipil negara (ASN) harus bersikap netral.
Hal ini disampaikan di tengah viralnya di media sosial video sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut yang mendukung Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
” Saya tekankan disipilin itu harga mati dan netralitas harga mati. ASN tidak boleh belok kiri maupun belok kanan walaupun mempunyai hak memilih,” ujar Kusmana kepada awak media, Kamis (4/1).
Kusmana berpesan para ASN untuk menjaga netralitas sesuai dengan ketentuan perundangan. Dengan netralitas, akan tercipta suasana kondusif di tengah masyarakat.
Menurut dia, Para ASN dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk tidak menunjukkan keberpihakan terhadap peserta pemilu tertentu. Termasuk juga ketika berfoto.
Ia mengingatkan para ASN untuk menghindari sepuluh pose jari yang dilarang. Yang diperbolehkan, hanya pose mengepalkan tangan.
“Korpri harus netral dan tidak boleh ada afiliasi terbuka kepada parpol tertentu dan tidak diskriminasi,” kata Kusmana.
Kusmana berharap, para ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalisme pada momen pemilu ini. Sebagai bentuk dukungan untuk kesuksesan pemilu, kata dia, para ASN dapat berperan dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya. (why)






