Pemerintah Kota Sukabumi

Litbang Diperlukan Menjawab Kebutuhan Masyarakat

CIKOLE – Dalam upaya percepatan pembangunan, pemerintah Kota Sukabumi mendorong penelitian dan pengembangan (Litbang) menjadi dasar pembangunan. Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, Litbang ini menjadi sebuah dasar untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan jaman kedepannya.

“Penelitian diperlukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang makin banyak dan pemerintah harus beradaptasi dengan percepatan dunia, “ujarnya usai membuka kegiatan akselerasi fungsi penelitian dan pengembangan dengan research hub atau pusat penelitian di salah satu Hotel kawasan Jalan Suryakencana Kota Sukabumi, kemarin (17/10).

Fahmi berharap dengan adanya research hub menjadikan kajian tersentralisir. Sehingga jika ada penelitian dari perguruan tinggi,pemda serta elemen lain yang bisa dipertanggungjawabkan maka bisa terkumpul di reseacrh hub.

“Kita berharap research hub jadi wadah bagi pihak yang membutuhkan kajian untuk diaplikasikan, “ujarnya.

Sementara itu Badan Litbang Pemprov Jawa Barat, Dewi Gartika mengungkapkan, Litbang Kota Sukabumi baru muncul di tahun 2017, namun progresnya cukup luar biasa. Meskipun ada beberapa hambatan dalam penerapan iptek yang harus disikpi bersama.

“Jadi tidak bisa lembaga Litbang itu menghasilakn banyak penelitian kalau tidak di aplikasikan, Karena dengan ada ide pemebentukan reserach hub sampai mencipatkan sebuah aplikasi yang bisa mewadahi itu bagi saya luar biasa,”ujarnya,

Ia menambahakan kedepan, Pemkot Sukabumi juga harus memfasilitasi pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kelitbangan dengan membentuk fungsional peneliti, analisis kebijakaan dan ada rekayasa.

“Karena pejabat struktural itu sebagai unsur penunjang sebagai manajer dalam administrasi. Tapi dalam melakukan kelitbangan itu harus peneliti analis kebijakan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya mendorong Kota Sukabumi agar lebih mengembangkan sarana-sarana iptek untuk kegiatan penelitian, sehingga inkunbasi bisinis semakin berkembang. “Hasil penelitian itu, nantinya akan muncul starup-starup dan ujungnya kepada pengurangan kemisikinan, pengganguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Kabid Litbang Bappeda Kota Sukabumi, Nenden Eviyanti mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta dari perangkat daerah dan unsur akademisi, dengan tujuan untuk membangun jejaring yang kuat diantara pemangku kepentingan.

” Dengan begini kita akan mengetahui kebutuhan dari tiap OPD. Nanti ketahuan pengkajian dan penelitian dalam hal apa yang dapat dikaji bersama dengan litbang,” katanya. Berkaitan dengan SDM, Nenden juga mengakui jika saat ini masih kurang tenaga murni peneliti. Saat ini di bagian litbang sendiri tidak ada ahli peneliti. (bal)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *