SUKABUMI — Komisi Informasi Jawa Barat, melakukan penilaian terhadap penerapan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Kedatangan tim penilai ini, dipimpin langsung Ketua Komisi Informasi, Ijang Faisal dan disambut Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Mohamad Hasan Asari beserta jajaran pimpinan perangkat daerah di Balai Kota Sukabumi.
Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Mohamad Hasan Asari mengatakan, keterbukaan informasi publik telah diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai leading sector.
“Hal ini dibuktikan diantaranya, dengan penerbitan Peraturan Walikota (Perwal) maupun Surat Keputusan Walikota mengenai pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) disetiap perangkat daerah, serta diraihnya status badan publik informatif dalam penilaian Komisi Informasi Jawa Barat pada 2023 lalu,” ungkap Hasan kepada wartawan, Selasa (8/10).
Acara penerimaan tersebut, diisi juga dengan pemaparan inovasi layanan publik yang menjadi salah satu indikator penilaian. “Adapun inovasi yang diketengahkan adalah layanan opendata Diskominfo, dan dua inovasi RSUD R Syamsudin, SH yaitu Kopi Online atau konseling dan pelayanan informasi obat online, serta Lasmini atau layanan informasi pasien ICU terkini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal menambahkan, tiga inovasi yang diajukan dalam penilaian tahun ini sudah baik, namun perlu disosialiasikan secara lebih luas agar dimanfaatkan masyarakat sehingga tingkat kepercayaan mereka terhadap pemerintah semakin meningkat.
“Alhamdulillah sudah bagus, ada beberapa hal yang kita lihat temuan terbaru dalam melayani masyarakat seperti Kopi Online, Opendata dan masyarakat harus tahu bahwa pemkot itu punya inovasi yang bisa diakses masyarakat. Sehingga masyarakat juga mengakses informasinya tidak terkendala, caranya melalui sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, Pemkot Sukabumi jangan berpuas diri teruslah berupaya semaksimal mungkin sehingga masyarakat puas, akuntabilitasnya tinggi, masyarakatnya percaya. “Pemerintah Kota Sukabumi harus mensosialiasikan berbagai layanan mereka kepada masyarakat melalui cara yang kreatif,” pungkasnya. (Bam)






