Intensitas Hujan di Sukabumi Tinggi, Bapokting Naik

  • Whatsapp
Diskopdagrin Kota Sukabumi
Salah seorang petugas Diskopdagrin Kota Sukabumi saat melakukan pemantauan harga Bahan Pokok penting di pasar tradisional Kota Sukabumi

CIKOLE – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, sebagian Bahan Pokok Penting (bapokting) di Pasar Tradisional Kota Sukabumi alami penaikan harga.

Terutama, komoditas jenis sayur-sayuran. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp34 ribu menjadi Rp44 ribu perkilogram, atau naik sekitar Rp10 ribu perkilogram, kemudian cabai merah lokal semula Rp52 ribu menjadi Rp54 ribu perkilogram.

Bacaan Lainnya

“Iya, naiknya harga cabai tersebut, dikarenakan salah satunya faktor cuaca, yang berdampak terhadap pasokan,”ujar Kepala Seksi Pengawasan Barang dan Strategis pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan () Kota Sukabumi. M. Rifki. Kamis, (25/11).

Rifki menilai, jika harga cabai merah besar TW dan lokal yang terhitung tinggi tersebut, kemungkinan besar tidak akan bertahan lama. Sebab, berdasarkan infromasi dari beberapa penyuplai, cabai dari luar daerah akan masuk ke Kota Sukabumi.

“Selama ini Kota Sukabumi mendapatkan pasokan dari daerah Kabupaten Sukabumi. Seperti, Jampang, Goalpara, dan Gegerbitung. Nah dalam waktu dekat di luar daerah tersebut akan mulai memasok. Dinatarnya Bandung,”katanya.

Rifki juga mengungkapkan, ada sebagian juga yang alami penurunan harga di musim hujan ini. Diantaranya, bawang merah yang saat ini berada dikisaran Rp20 ribu atau turun sekitar empat ribu perkilogram, kemudian disusul oleh telur ayam negeri dari Rp25 ribu menjadi Rp24 ribu perkilogram.

Sedangkan untuk daging ayam terjadi flutukasi harga. Yakni, masih dkisaran Rp33 ribu sampai 34 ribu perkilogram.

“Untuk telur ayam negeri dikarenakn pasokanya melimpah, sehingga harga terkoreksi turun. Tapi, kalau daging ayam broiler masih flutuaktif harganya, atau tidak jauh dari Rp33 ribu dan Rp34 ribu perkilogram,”terangnya.

Sementara untuk bapokting lainya, tambah Rifki, terpantau stabil. Seperti beras, terigu, gula, garam, bawang putih, dan daging sapi. “Untuk bapokting dan barang strategis lainya masih normal, “katanya.

Sejauh ini, kata Rifki, penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.

”Meskipun aman dan stok cukup tersedia, kita terus lakukan pemantauan ataupun pengawasan kelapangan,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *