Rinciannya kata Lulis, jumlah tenaga kesehatan dan penunjang yang telah divaksinasi yang awalnya sebanyak 4.010 (120 persen) dan kini menjadi 4.021 (120,5 persen). Selanjutnya petugas publik divaksinasi naik dari sebanyak 24.136 (131 persen) menjadi 24.138 (131,1 persen).
Jumlah lansia divaksinasi yang awalnya sebanyak 9.645 orang (35,4 persen) menjadi 9.739 (35,7 persen). Selanjutnya masyarakat umum dan rentan divaksinasi sebelumnya 41.857 (22,5 persen) menjadi sebanyak 46.853 (25,2 persen).
Sementara jumlah warga yang sudah divaksinasi dosis dua juga naik menjadi sebanyak 42.432 orang dari sebelumnya sebanyak 35.114 orang. Rinciannya, jumlah SDM Kesehatan divaksinasi dari sebanyak 3.595 orang (107,6 persen) menjadi 3.596 (107,8 persen) dan petugas publik divaksinasi sebanyak 18.073 orang (98,4 persen) menjadi sebanyak 18.077 orang (98,4 persen).
Berikutnya jumlah lansia divaksinasi dosis dua naik jadi sebanyak 5.790 orang (21,2 persen) dari sebelumnya 5.392 orang (19,8 persen) dan masyarakat umum dan rentan divaksin sebanyak 14.969 orang (8,1 persen) darj sebelumnya 8.054 orang (4,3 persen). (bal/*)






