“Masker yang ada di kami itu peruntukannya untuk penunjang pelayanan yang digunakan oleh petugas kesehatan, tidak diperjualbelikan. Setiap tahunnya pun kami rutin melakukan pengadaan,” ujarnya.
Disinggung soal kelangkapaan masker dan hubungannya dengan wabah virus corona, Erna menyebut biusa saja terjadi, karena salahs atu distributor masker ke Cina adalah Indonesia, sehingga berdampak terhadap ketersediaan.
“Ya, bisa saja karena banyak yang di ekspor ke Cina sehingga persediaan yang ada di Indonesia berkurang,” singkatnya.
Lebih jauh Erna menejlaskan, terkait penyebaran wabah virus korona di Kota Sukabumi, masih tergolong relatif aman. Namun begitu, tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan di Kota Sukabumi telah melakukan berbagai persiapan dan antisipasi.
“Alhamduillah, sampai saat ini Kota Sukabumi aman, berbagai persiapan dan antisipasipun sudah dilakukan dengan baik,” tandasnya. (upi/e)






