Pemerintah Kota Sukabumi

D Sosial Festival Sukabumi, Ajang Kreasi Tanpa Batas

×

D Sosial Festival Sukabumi, Ajang Kreasi Tanpa Batas

Sebarkan artikel ini
D Sosial Festival
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat menghadiri D'Sosial Festival Sukabumi yang digelar di di Halaman Kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi, Kamis (16/11).

SUKABUMI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan sosial, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar D’Sosial Festival Sukabumi. Di mana, pada kegiatan tersebut, kalangan difabel atau disabilitas dan anak jalanan di Kota Sukabumi didorong untuk berekpresi.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, Fajar Rajasa mengatakan, Kegiatan dengan tema kreativitas tanpa berbatas ini memberikan fasilitas kepada para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti lansia, disabilitas, dan anak terlantar. Dengan memberikan ruang terkait apa yang mereka ditampilkan seperti seni dan lain lain.

Bank bjb Tandamata

Intinya kata Fajar para PPKS diberikan wadah untuk berkembang. “Ada kompetensi talent bakat seperti Indonesia got talent, “kata Fajar, Kamis (16/11).

Kegiatan perdana yang digelar di Halaman Kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi ini, akan menjadi agenda rutin tahunan. Ke depan akan digelar dalam skala lebih besar lagi. “Kegiatan perdana belum ada sebelumnya karena didorong kreativitas dan semangat, tambah dia.

D-Sosial-Festival-SukabumiSementara itu, hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Periwisata (Kadisporapar) Kota Sukabumi, Tejo Condro Nugroho, Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Diana Rahestiserta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatannya, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Sosial Kota Sukabumi dengan BJB Kantor Cabang Sukabumi dan STISIP Widyapuri dalam penyelenggaraan D™Sosial Festival.

Menurut dia, pentingnya kegiatan-kegiatan serupa diselenggarakan di Kota Sukabumi dengan cakupan yang lebih besar. Festival pada event-event besar paling tidak akan menjadi wadah bagi seluruh unsur dalam mengekspresikan dan mementaskan potensi dan kemampuan peserta.

Apresiasi buat Dinas Sosial, BJB, dan STISIP Widyapuri. Sangat luar biasa, ini adalah proses learning by doing, belajar sambil bekerja. Dan, festival ini bukan yang terakhir, melainkan sebuah awalan yang baik. Saya mendukung kegiatan ini karena untuk Kota Sukabumi memang harus banyak menyelenggarakan festival, ujar Kusmana Hartadji.

Penyelenggaraan Festival seperti D Sosial harus lebih gebyar di tahun depan. Hal ini harus dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat luas.

Terlebih, masyarakat akan melihat peran-peran pemerintah yang telah berkolaborasi dengan unsur pendidikan, bisnis, komunitas, dan media dalam menyukseskan kegiatan.

Kegiatan apa pun ketika dilakukan secara kolaboratif ternyata bisa diselenggarakan tanpa menggunakan APBD. Ini adalah bentuk yang sering saya sampaikan, adanya kolaborasi setiap unsur. Kegiatan seperti ini, kan tidak harus dari APBD saja, tambahnya.

Kusmana menyebutkan, PPKS juga ingin diapresiasi oleh kita, karena setiap orang pasti memiliki kelebihan. Festival yang digagas oleh Dinas Sosial Kota Sukabumi menjadi ajang penemuan konsep diri para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial di mana mereka memiliki perasaan berbeda dari orang lain.

Melalui festival yang dikompetisikan ini [mudah-mudahan] akan melahirkan talenta-talenta berbakat untuk tampil di festival dan kompetisi lainnya, papar Kusmana.

Ia berharap, hadiah yang diberikan kepada pemenang dalam festival ini tidak harus selalu dalam bentuk materil. Para peserta juga dapat diajak ke pentas-pentas lainnya yang lebih besar.

Kegiatan seperti ini menandakan bahwa pemerintah benar-benar memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Saya berharap kegiatan ini dapat dicontoh oleh OPD atau dinas-dinas lain untuk menyelenggarakan kegiatan yang serupa, harapnya. (why)