Bappeda Kota Sukabumi Gelar Festival Inovasi, Tampilkan 12 Peserta Terbaik

Festival Inovasi Bappeda Kota Sukabumi
Sekda Kota Sukabumi bersama Bappeda dan peserta berfoto usai pemberian penghargaan kepada tiga peserta terbaik.

SUKABUMI – Berbagai inovasi terbaik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan unsur masyarakat ditampilkan dalam festival inovasi yang digelar di halaman Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi (Bappeda) Kota Sukabumi.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan festival inovasi melibatkan 12 peserta yang terdiri dari 4 perangkat daerah, 4 puskesmas, 1 Kelurahan dan 2 perwakilan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Yang ditampilkan ini merupakan 10 terbaik dalam Innovative Government Award (IGA) Kota Sukabumi, ditambah 2 inovasi dari unsur masyarakat umum, jadi totalnya ada 12 peserta, “ujar Plt Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah.

Reni menjelaskan, festival inovasi ini merupakan rangkaian dari tugas pokok Bappeda untuk mengkoordinir dan memotivasi SKPD untuk membuat satu inovasi.

“Dalam RPJMD itu sudah disebutkan bahwa satu SKPD wajib membuat satu inovasi,”katanya.

Reni melanjutkan, inovasi-inovasi yang ditampilkan dalam festival ini untuk memberikan contoh dan keteladanan bagi SKPD lain agar terpacu untuk terus berinovasi.

“Nah, inovasi ini kan ketika baik maka dapat ditiru oleh yang lainnya, sehingga kami pamerkan dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Kondisi pandemi Covid-19 berdampak terhadap keterbatasan aktivitas di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk tetap bisa melayani ke masyarakat SKPD dituntut membuat inovasi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

“Memang ditengah keterbatasan aktivitas pada masa Pandemi Covid-19, salah satu solusi harus ada inovasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Inovasi-inovasi yang lahir merupakan hikmah dari kondisi pandemi,”katan Sekertaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada.

Lomba inovasi telah rutin dilakukan oleh Pemkot Sukabumi, yang dibagi dua sesi, sesi pertama digelar oleh Provinsi Jawa Barat melalui biro organisasi dan pada festival inovasi digelar oleh Bappeda. 12 inovasi terbaik masih kata Dida harus menjadi keunggulan bagi Pemkot Sukabumi, ditengah berbagai keterbatasan mulai dari SDM, SDA, dan keterbatasan anggaran.

“Tentunya dengan berbagai inovasi ini semua persoalan-persoalan ingin kita jawab, untuk tetap bisa melayani masyarakat sebaik-baiknya,”tuturnya.

Dida juga mengapresiasi peran kelompok masyarakat yang terlibat memberikan inovasi pada festival inovasi, tentunya masyarakat juga ingin membuat kondisi lebih baik membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan.

“Setiap SKPD sudah menerapkan inovasi-inovasi tersebut. Pada festival inovasi ini ada 12 inovasi yang dinilai oleh tim dan Bappeda terbaik di tahun 2021,”kata Dida.

12 peserta yang dilibatkan dalam festival inovasi diantaranya Bappeda, Disporapar, DKP3, Disdikbud, Disdukcapil, Puskesmas Limusnunggal, Puskesmas Cibeureum Hilir, Puskesmas Selabatu, Puskesmas Cipelang, Kelurahan Jaya Mekar dan 2 Kelompok masyarakat yakni Kenza dan Pa Dasita.

Pada festival inovasi ini Kelurahan Limusnunggal juara kesatu kategori terkomunikatif mendapat reward senilai Rp10 juta, kelompok masyarakat Padista kategori terdeterminafif mendapat reward Rp7,5 juta dan Bappeda kategori terinspiratif mendapat reward senilai Rp5 juta. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *