Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Sukabumi, Gabriel M Sukarman mengatakan aplikasi Super ini lebih kepada fitur pelayanan kedaruratan. Sehingga respon dari masyarakat bisa langsung ditanggapi oleh intansi terkait. “Seperti halnya masyarakat butuh kendaraan untuk berobat ke rumah sakit, ada bencana pohon tumbang, kebakaran dan lainnya yang sifatnya kebencanaan,” ungkapnya.
Diskominfo menjadi admin central untuk aplikasi Super, tetapi disetiap SKPD juga sudah disiapkan admin-admin untuk merespon cepat apa yan dikeluhkan oleh masyarakat. “Nanti ketika ada masyarakat yang salah sasaran keluhannya, kita akan luruskan kepada intansi terkait. Intansi terkait memberikan jawaban, namun jawabannya itu harus dikonsultasikan minimal oleh sekretaris,” tambah dia.
Agar program ini lebih diketahui oleh masyarakat terang Gabriel, dalam waktu dekat ini akan dilakokasn sosialisasi kepada masyarakat terutama yang berada di wilayah seperti kelurahan RT dan RW. “Saya harapkan RT dan RW itu bisa menyebarluaskan lagi kepada masyarakat sekitarnya. Sehingga masyarakat bisa mengetahui program ini dan memudahkan mereka untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” pungkasnya. (bal/d)





