Angka Stunting di Kota Sukabumi Masih Tinggi

  • Whatsapp
Wahyu Hardiana
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana

SUKABUMI – Selama 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, mencatat angka stunting mencapai 1.273 belita. Faktor penyebab kasus stunting ini, bukan hanya sebatas faktor gizi, tetapi juga didominan pola asuh dan pola makan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana mengatakan, angka stunting ini 6,28 persen dari jumlah balita yang diukur pada Februari 2021.

Bacaan Lainnya

“Ya, jumlahnya mencapai 1.273 belita yang mengalami stunting atau kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya,” kata Wahyu kepada Radar Sukabumi, Minggu (25/7).

Lanjut Wahyu, ciri belita stunting itu bisa dilihat dari masa kelahiran pertama hingga 100 hari kelahiran, maka berat badannya kurang sebagai mana standar yang ditentukan dan cirinya merupakan tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar tumbuh kembang anak.

“Stunting ini selain mengganggu pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan tinggi dan berat badan, juga dapat menghambat perkembangan otak anak,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *