Kendati demikian, Satria menegaskan tidak ada kendala teknis berarti dalam proses rekrutmen ini. Justru, penggunaan aplikasi ASN Karir membuat seleksi lebih efisien, transparan, dan memudahkan baik bagi panitia maupun calon pelamar.
“Sistem ini memotong birokrasi manual, sehingga semua lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.
Dia berharap dalam sisa waktu pendaftaran, jumlah pelamar akan bertambah sehingga proses seleksi bisa menghasilkan pejabat-pejabat terbaik untuk menduduki posisi strategis tersebut.
“Empat jabatan ini sangat menentukan arah pelayanan publik di Kota Sukabumi, jadi kami berharap ASN yang kompeten dan berani mengambil tantangan segera mendaftar,” pungkasnya. (Bam)




