“Silakan datang kapan saja. Ini bukan museum biasa, melainkan cermin jati diri kita,” tutupnya.
Dengan hadirnya Museum Ki Pahare, Terminal KH Ahmad Sanusi tak hanya menjadi simpul transportasi, tetapi juga pusat interaksi budaya yang memperkaya identitas Kota Sukabumi secara berkelanjutan.(bam/d)



