Lukmansyah: Kenaikan NJOP Kota Sukabumi Dinilai Langkah Tepat

DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah
DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah

CIKOLE– Kenaikan Nilai Objek Pajak Daerah (NJOP) yang dilakukan oleh pemerintah Kota Sukabumi disambut baik oleh Anggota DPRD Kota Sukabumi. Salah satunya, Lukmansyah.

Dirinya sangat mendukung langkah Pemkot Sukabumi tersebut yang mulai diberlakukan pada tahun ini. “Langkah Pemkot Sukabumi menaikan NJOP sepertinya sudah tepat,”ujar Lukmansyah.

Bacaan Lainnya

Lukmansyah mengatakan, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) adalah dokumen legal penting layaknya akta jual beli dan sertifikat hak milik, mencakup bumi dan bangunan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pengertian dari NJOP adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar.

“NJOP menjadi penting, karena berhubungan dengan Pajak Bumi Bangunan (PBB) setelah transaksi selesai. Serta sebagai cara menentukan harga terendah dari properti,”ucap Politisi asal Partai PKS tersebut.

Kenaikan NJOP yang baru diberlakukan Pemkot pada tahun ini sebenarnya dinilai lambat. Karena, berdasarkan Undang-undang no 28 tahun 2009, dan pasal 5 Perda Kota Sukabumi nomor 10 tahun 2012, bahwa besarnya NJOP sebagai dasar pengenaan PBB- Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) ditetapkan setiap 3 (tiga) tahun sekali.

“Kota Sukabumi itu sudah lama tidak naikan NJOP, jadi sudah pas kalau menaikan NJOP tersebut,”ucapnya.

Disisi lain, kata Lukmansyah, adanya kenaikan NJOP ini, nilai tanah masyarakat Kota Sukabumi akan lebih bernilai ekonomis, disamping tentu akan adanya perubahan beban PBB-P2 buat masyarakat.

“Kenaikan NJOP ini juga, diharapkan juga nilai tanah akan lebih bernilai ekonomis,”ucapnya.

Selain itu juga, lanjut Lukmansyah, kenaikan NJOP akan berdampak jugua terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi.

“PAD Kota Sukabumi setidaknya bisa terdongkrak oleh naiknya NJOP, terutama pada sektor PBB-P2. Maknya kenaikan NJOP secara pribadai saya sangat mendukung,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.