Lima Atlet Kick Boxing RIAP Sukabumi, Kembali Boyong Medali Emas Tingkat Provinsi Jabar

JUARA : Sejumlah atlet saat foto bersama usai meraih medali emas tingkat Provinsi Jabar 2023 pada laga Fight Night yang dihelat di D'Colonel Resto Cipanas, Cianjur pada Sabtu (23/12) malam. FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI

SUKABUMI– Sejumlah atlet kick boxing asal Kota Sukabumi dari binaan Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP), kembali meraih juara I pada laga Fight Night yang dihelat di D’Colonel Resto Cipanas, Cianjur pada Sabtu (23/12).

Pelatih kick boxing tim RIAP Sukabumi, Dede Galib mengatakan, pada perlombaan tingkat Provinsi Jawa Barat 2023 itu, RIAP menerjunkan sebanyak sembilan atlet dari berbagai kelas yang diperlombakan. “Dari sembilan atlet ini, lima atlet diantaranya berhasil menjadi juara 1 atau meraih medali emas,” kata Dede kepada Radar Sukabumi pada Senin (25/12).

Bacaan Lainnya

Kelima atlet yang berhasil memboyong lima medali emas ini, diantaranya, Ruhiyat di kelas 75, Andra di kelas 48, Rifky, Alby, dan Fuja. “Alhamdulillah, meskipun persiapan untuk bertanding di kompetisi tersebut dilakukan hanya dalam kurun waktu satu bulan, tapi mereka berhasil meraih lima medali emas. Ini cukup luar biasa. Terlebih lagi, pada even Fight Night tersebut, turnamen perdana yang diikuti mereka,” tandasnya.

Dari lima atlet yang meraih medali emas itu, kata Dede, satu atlet diantaranya merupakan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cijangkar Kota Sukabumi bernama M. Albi Rizky berusia 11 tahun.
“Atlet kita yang baru pemula dari Kota Sukabumi, Alhamdulillah sangat membanggakan, terutama ada kita menurunkan atlet junior di usia 11 tahun yaitu Muhammad Albi yang baru latihan dua minggu,  Alhamdulillah kemarin juara juga peraih medali emas,” ujar Dede.

Sementara itu, salah seorang atlet peraih emas, Ruhiyat mengatakan, dirinya tidak menyangka bakal menjadi juara di tingkat Provinsi Jawa Barat. “Iya, meskipun tekanan di atas ring sempat membuat saya grogi. Namun, berkat kegigihan dan kerja keras, akhirnya semua bisa teratasi,” katanya.

Disinggung mengenai persiapan untuk meraih medali emas, Ruhiyat mengaku, hanya melakukan persiapan latihan secara intensif dalam kurun waktu sekitar 2 minggu. Selama pelatihan, Ruhiyat telah digenjot untuk lebih memaksimalkan waktu dan fisik serta mentalnya agar dapat meraih juara I.

“Saya ikut di kelas 76 kilogram atau kelas berat. Kalau tantangan menghadapi grogi pas waktu di ring itu beda dengan di jalanan. Intinya, persiapan mental harus bener-benar,” tukasnya. “Kalau dari pribadi penonton suka teriak-teriak, itu yang membuat grogi sebenernya. Iya, demam panggung karena perdana saya main selama tanding itu,” ujarnya.

Masih ditempat yang sama, Founder Rumah Inspirasi Alus Pisan, Dadang Kuswandi mengaku bangga dengan raihan atletnya. Menurut dia, anak binaannya kembali mengharumkan nama Sukabumi di tingkat Provinsi Jawa Barat pada laga Fight Night. “Pada even Fight Night itu, selain untuk meningkatkan silaturahmi sesama atlet kick boxing, juga dapat dijadikan sebagai pengalaman bagi para atlet,” katanyan.

Keberhasilan lima atlet yang meraih medali pada laga tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, diharapkan bisa menjadi bahan motivasi bagi anak- anak dari warga Sukabumi. “Alhamdulillah yah, prestasi mereka itu cukup membanggakan dan diharapkan dapat menjadi contoh agar diikuti anak-anak lainnya, dalam prestasi,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, Rumah Inspirasi Alus Pisan tidak hanya bergerak dalam bidang olahraga, tetapi juga dalam seni seperti musik. Bukan hanya itu, Rumah Inspirasi Alus Pisan juga telah merekrut anak-anak geng motor yang memiliki minat dalam dunia musik dan olahraga. “Iya itu untuk diarahkan dan mengembangkan bakat mereka dalam hal-hal yang positif. Semoga ini menjadi contoh yang baik, supaya tidak ada lagi kenakalan di Sukabumi,” pungkasnya. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *