KOTA SUKABUMI

Lapas Gandeng Dinkes Kota Sukabumi, Godok Kader Kesehatan

×

Lapas Gandeng Dinkes Kota Sukabumi, Godok Kader Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Lapas Sukabumi
epala Lapas Kelas IIB Sukabumi Gatot Harisaputro disampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah saat menggelar pelatihan kader kesehatan

SUKABUMI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menggelar pelatihan kader kesehatan yang diselenggarakan di Aula Lapas Kelas IIB Sukabumi.

Kegiatan tersebut, langsung dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Gatot Harisaputro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah, Kepala Puskesmas Pabuaran serta jajaran Dinkes Kota Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

“Pelatihan dan penguatan kader kesehatan ini diikuti 37 warga binaan yang sekaligus menjadi kader kesehatan di Lapas Sukabumi,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Gatot Harisaputro kepada wartawan, Senin (15/7).

Gatot menjelaskan, pentingnya peran kader kesehatan dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan Lapas.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, para kader kesehatan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga kesehatan di Lapas Sukabumi,” paparnya.

Adapun, sambung Gatot, materi pelatihan meliputi peranan kader kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, informasi dasar mengenai Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV dan AIDS) Tuberkulosis, Hepatitis A, Hepatitis C, Infeksi Menular Seksual (IMS), serta pemeriksaan tanda-tanda vital. “Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, para kader dapat berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan,” paparnya.

Selain itu, pelatihan ini juga merupakan bentuk komitmen Lapas Sukabumi dan Dinkes Kota Sukabumi dalam mendukung program kesehatan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi seluruh warga binaan. “Semoga dengan adanya pelatihan ini maka dapat mendongkrak pengetahuan para kader kesehatan,” pungkasnya. (Bam)