“Ketuga pusaka tatar sunda ini mulai dari, pusaka ikeut sunda, pusaka iteuk (tongat,red) sunda, dan terakhir pusaka kujang,” tutupnya.
Sementara itu, terkait kunjungan silaturahminya, Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi sangat mengapresiasi terhadap kearifan lokal yang dikembangkan oleh Pengasuh Pesantren dan mengatakan bahwa Ulama dan Umaro harus bersatu untuk mewujudkan Jawa Barat yang aman, damai dan sejuk diantaranya dengan menjaga Kearifan Lokal dan mengawal Pesta Demokrasi serta Pilpres 2019.
“Saya sangat terpukau terhadap Pesantren Dzikir Al-Fath yang menjaga nilai-nilai kebudayaan dengan adanya Museum Prabu Siliwangi, karena ini adalah bagian dari menjaga NKRI.
Selain itu, kedatangan saya adalah memohon doa agar Polri khususnya Polda Jawa Barat diringankan langkahnya dalam mengawal dan mengamankan Pesta Demokrasi serta Pilpres 2019 guna mewujudkan Jawa Barat yang aman, damai, dan sejuk,” pungkasnya.
(upi/d)




