Kampanye Toleransi Ala Fopulis

CIKOLE – Kampanye toleransi bagi kalangan generasi muda di Kota Sukabumi, terus digelorakan oleh Forum Pemuda Lintas Iman Sukabumi (Fopulis).

Strategy yang diterapkan untuk menyukseskan misi tersebut adalah melalui pola pendekatan antar individu maupun kelompok.

Bacaan Lainnya

Fopulis merupakan organisasi independen yang beranggotakan anggota dengan latar belakang berbeda agama maupun suku.

Dalam upayanya itu, mereka lebih mengedepankan pendekatan dalam memberikan pemahaman akan toleransi kepada generasi muda terutama kalangan komunitas, pelajar maupun masyarakat.

Beragam bentuk kegiatan seperti dialog, bahkan kegiatan di alam terbuka seperti berkemah sudah menjadi agenda rutin sebagai bentuk dari kegiatan kampanyenya.

“Kita ingin memberikan upaya yang berbeda ketika memberikan pemahaman toleransi terhadap generasi muda, salah satunya dengan menjalin persahabatan dengan mereka tapi dapat ilmu soal toleransi,” papar Ketua Fopulis Gugum Gumelar kepada Radar Sukabumi, kemarin (7/11).

Menurut Gugum upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda terhadap isu-isu toleransi amat penting untuk dilakukan.

Utamanya berkaitan dengan kondisi bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, warna kulit, budaya dan agama yang dianut.

Hal itu diperlukan pengikat untuk lebih memahami tentang arti keberagaman dalam kebhinekaan yakni dengan pendekatan toleransi itu sendiri.

“Saya kira memberikan pemahaman toleransi pada generasi muda, ditengah maraknya informasi hoax yang dapat merusak tatanan kebersamaan kita, terutama soal isu-isu sara.

Karena itulah kami memandang melakukan kampanye toleransi adalah hal yang mutlak harus dilakukan,” ungkapnya.

Terlebih Sukabumi merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap isu SARA.

Atas hal itu, Fopulis menjadikan generasi muda sebagai benteng untuk menjaga keutuhan. Mereka harus mampu menerima perbedaan dengan cara menjalani hidup berdampingan, “Supaya kedamaian dalam perbedaan tetap terjaga.

Kondisi itu tidak mungkin terjalin tanpa adanya pemahaman dan kebiasaan,” katanya.
Dalam waktu dekat ini Fopulis akan menggelar kampanye toleranis melalui kegiatan Kemah Pemuda Lintas Agama.

IOni merupakan salah satu konsep unggulan dalam mempererat silaturahmi para pemuda di Sukabumi serta meningkatkan pemahaman tentang toleransi.

“Kita akan arahkan apa itu toleransi atau hak asisi manusia, tapi dengan cara pendekatan yang berbeda. Seru suruan dengan pemuda dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan yang berbeda dapat pengetahuan pula tentunya lebih asyik,” pungkasnya. (sbh/d)

Pos terkait