SUKABUMI — Mengawali masa tugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Sukabumi, Rabu (23/7). Kunjungan ini menjadi langkah awal membangun sinergi strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperkuat sistem transportasi dan keselamatan publik di wilayah kota.
Dalam pertemuannya dengan Kepala Stasiun Sukabumi, Handoko, Iskandar menyampaikan kekhawatirannya terhadap keselamatan di lintasan sebidang rel kereta. Ia mengungkapkan bahwa hasil pemetaan menunjukkan terdapat 12 titik lintasan sebidang di Kota Sukabumi, sembilan di antaranya berada di bawah tanggung jawab PT KAI dan tiga lainnya dikelola oleh Dishub. Menurutnya, keberadaan pos jaga di titik-titik tersebut belum sepenuhnya efektif tanpa pelatihan khusus bagi petugas.
“Petugas di lapangan harus memahami prosedur keselamatan kereta. Idealnya, setiap pos jaga memiliki minimal empat personel terlatih yang mampu mengambil langkah cepat dalam kondisi darurat,” ujar Iskandar kepada wartawan.
Tak hanya fokus pada keselamatan, Dishub juga menyoroti potensi ekonomi dari sektor transportasi rel. Iskandar mengungkapkan bahwa wisatawan dari daerah sekitar seperti Cianjur dan Bogor kerap datang ke Sukabumi karena tarif kereta yang terjangkau, antara Rp3.000 hingga Rp5.000. Tarif ini jauh lebih murah dibanding rute ke Bogor yang bisa mencapai Rp45.000.






