Sementara itu, menyikapi rusaknya jalan di tiga pasar tradisional tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Binamarga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Suhendar Syarief menjelaskan, bahwa yang namanya kompleks pasar itu ruas jalannya cepat rusak. Apalagi, saat hujan banyak genangan air dan sampah-sampah organik yang dapat mempercepat kerusakan jalan.
“Perbaikan ruas jalan di komplek pasar termasuk Jalan Pasar Pasundan itu harus diperbaiki dengan cara dibeton,”tutur Suhendar ketika dikonfirmasi Radar Sukabumi melalui telepon.
Pembetonan jalan di pasar tersebut, harus dilakukan supaya tidak cepat rusak. Hanya saja, pembetonan jalan dibutuhkan dana investasi awal yang cukup besar.
“Perlu diperbaiki komplek-komplek pasar di Kota Sukabumi dengan jalan beton, hanya anggarannya cukup tinggi dan kita tahun ini tetap fokuskan perbaikan di Jalan Pasar Yulius Usman yang rusak darurat. Sehingga untuk jalan pasar yang lain termasuk Jalan Pasar Pasundan hanya dilakulan pemeliharaan saja,”tandasnya.(Cr17/e/sri)



