Di tempat sama, Guru Besar PS Sang Maung Bodas KH Fajar Laksana mengatakan, dirinya menunjuk Irjen Pol Rudi Darmoko karena kapasitasnya dinilai telah layak untuk memimpin PS Sang Maung Bodas.
“Saya sebagai guru besar yang memang tidak ada ketuanya saat ini tidak bisa lagi memimpin karena kesibukan di pesantren. Sehubungan PS Sang Maung Bodas ini, sudah sampai ke luar negeri maka penting ada tokoh nasional pejabat tingkat nasional yang bisa memimpin PS Sang Maung Bodas. Karena PS Sang Maung Bodas udah punya prestasi bukan hanya di Indonesia tapi di luar negeri,” jelasnya.
Ia berharap, dengan kepemimpinan PS Sang Maung Bodas yang baru dapat membawa Boles ke tingkat dunia untuk dijadikan Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO.
“Kami berharap dengan kepemimpinan Pak Rudi dan kesepakatan dengan dinas kebudayaan akan diangkat untuk menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Karena, sudah memenuhi kriteria dan pihak kebudayaan sepakat bahwa Bola Leungeun Seneu (Boles) diajukan ke UNESCO untuk ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia ini adalah bagian dari pada pencak silat,” tukasnya. (Bam)






